Adab Islam terhadap Tetangga
Adab Islam terhadap Tetangga
1. Pengertian dan sikap terhadap
tetangga
a. Pengertian Adab
Adab
adalah tata cara sopan santun atau kesopanan. Karena itu sebagai pelajar yang baik,
kalian harus selalu berkata dan bertingkah laku yang baik dalam kehidupan
sehari-hari.Adab dalam istilah islam adalah akhlak, yang bearti budi pekerti,
perangai, tingkah laku, atau tabiat. Jadi, akhlak adalah suatu hal yang
menjelaskan arti baik dan buruk, meneangkan apa yang seharusnya dilakuan oleh
seorang manusia terhadap tuhannya, terhadap sesamanya, dan terhadap mahluk
lainnya.Dengan
demikian, manusia dituntut untuk melakukan perbuatan-perbuatan yang baik. Dan
bila hal ini dilakukan seorang pelajar, maka pelajar tersebut tergolong sebagai
orang yang beradab atau berahklak.
b. Pengertian
Tetangga
Tetangga
adalah orang yan rumahnya berdekatan dengan rumah kita. Jadi, semua orang yang
rumahnya berdekatan dan bersebelahan dengan rumah kita itu adalah tetangga,
baik mereka yang beragama islam maupun mereka yang beragama lainnya. Sebagai
tetangga kita harus saling menghargai, menghormati, tolong-menolong, baik tetangga
itu kaya maupun tetangga itu orang miskin.
2. Sikap terhadap Tetangga
a. Cara bertetangga
Tetangga
yang baik adalah tetangga yang saling menghormati, menghargai, dan
tolong-menolong dalam segala keadaan. Kita harus mengerti tetangga kita. Dalam
bertetangga tidak diperkenankan melakukan perbuatan yang mengganggu tetangga,
seperti:
Memfitnah
tetangga
Merusak
taman yang ada di sekitar rumah tetangga
Membunyikaaan
music dengan sangat keras
Mengganggu
putera-putri atau binatang peliharaannya
Mengganggu
rumah tangganya
Mempersulit
tetangga yang membutuhkan kita
Membiarkan
tetangga yang kesusahan
b. Tolong menolong dalam bertetangga
Manusia
adalah mahluk social yang harus bergaul dengan manusia lainnya dan tidak bias
menyendiri, tetapi harus berhubungan dan berinteraksi dengan sesamanya.
Dalam
bertetangga kita pasti akan saling membutuhkan satu sama lain. Tetangga yang
kaya membutuhkan tetangga yang miskin untuk membantu menyelesaikan
pekerjaannya. Dan tetangga yang miskin membutuhkan orang kaya untuk bekerja dan
mencukupi kebutuhan hidupnya. Karena itu, kita hendaknya jangan memandang remeh
tetangga yang miskin, sebab kita membutuhkan mereka dan mereka pun membutuhkan
kita. Allah swt berfirman sebagai berikut:
…dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan
takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. dan
bertakwalah kamu kepada Allah, Sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya. (Q.S.
Al-Maidah: 2)
c. Sopan santun dalam bertetangga
tetangga
adalah orang yang sangat dekat dengan kita. Bila kita tertimpa musibah atau
mengadakan hajatan, tetangga yang lebih dahulu membantu kita, setelah itu saudara-saudara
kita dan handai taulan yang jauh dengan kita.
Dalam
bertetangga kita harus menciptakan situasi yang bersahabat, baik di rumah, di
jalan, dan di tempat-tempat umum lainnya. Karena itu, kita harus memiliki sopan
santun dalam bertetangga. Di antara sopan santun dalam bertetangga itu adalah
sebagai berikut:
Harus
hormat menghormati dengan tetangga, seperti menyapa ketika berjumpa di jalan,
atau mengucapkan salam ketika bertemu.
Bila
kita berbahagia, undanglah tetangga kita untuk berbagi kebahagiaan itu. Dan bila tetangga kita mendapat kebahagiaan, kita ucapkan selamat kepada mereka.
Hendaklah kita sopan dalam berkata dan berbuat.
Bantulah tetangga kita yang kekurangan dan kesusahan.
Bersikap
dan berbuat adillah dengan tetangga, serta tepatilah janji. Jika kita sering
mengingkari janji tentu hubungan dengan tetangga tidak akan baik. Ingat janji
itu adalah utang.
Bila kita memiliki makanan, maka
berbagilah dengan tetangga kita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar