Senin, 25 Desember 2017

Akidah Akhlak Kelas 5






Adab Islam terhadap Tetangga
  


   Adab Islam terhadap Tetangga

  1. Pengertian dan sikap terhadap tetangga

   a. Pengertian Adab
     Adab adalah tata cara sopan santun atau kesopanan. Karena itu sebagai pelajar yang baik, kalian harus selalu berkata dan bertingkah laku yang baik dalam kehidupan sehari-hari.Adab dalam istilah islam adalah akhlak, yang bearti budi pekerti, perangai, tingkah laku, atau tabiat. Jadi, akhlak adalah suatu hal yang menjelaskan arti baik dan buruk, meneangkan apa yang seharusnya dilakuan oleh seorang manusia terhadap tuhannya, terhadap sesamanya, dan terhadap mahluk lainnya.Dengan demikian, manusia dituntut untuk melakukan perbuatan-perbuatan yang baik. Dan bila hal ini dilakukan seorang pelajar, maka pelajar tersebut tergolong sebagai orang yang beradab atau berahklak.

   b. Pengertian Tetangga
    Tetangga adalah orang yan rumahnya berdekatan dengan rumah kita. Jadi, semua orang yang rumahnya berdekatan dan bersebelahan dengan rumah kita itu adalah tetangga, baik mereka yang beragama islam maupun mereka yang beragama lainnya. Sebagai tetangga kita harus saling menghargai, menghormati, tolong-menolong, baik tetangga itu kaya maupun tetangga itu orang miskin. 



    2. Sikap terhadap Tetangga
    a.  Cara bertetangga
   Tetangga yang baik adalah tetangga yang saling menghormati, menghargai, dan tolong-menolong dalam segala keadaan. Kita harus mengerti tetangga kita. Dalam bertetangga tidak diperkenankan melakukan perbuatan yang mengganggu tetangga, seperti:
     Memfitnah tetangga
    Merusak taman yang ada di sekitar rumah tetangga
    Membunyikaaan music dengan sangat keras
   Mengganggu putera-putri atau binatang peliharaannya
   Mengganggu rumah tangganya
   Mempersulit tetangga yang membutuhkan kita
   Membiarkan tetangga yang kesusahan

   b.  Tolong menolong dalam bertetangga
   Manusia adalah mahluk social yang harus bergaul dengan manusia lainnya dan tidak bias menyendiri, tetapi harus berhubungan dan berinteraksi dengan sesamanya.
  Dalam bertetangga kita pasti akan saling membutuhkan satu sama lain. Tetangga yang kaya membutuhkan tetangga yang miskin untuk membantu menyelesaikan pekerjaannya. Dan tetangga yang miskin membutuhkan orang kaya untuk bekerja dan mencukupi kebutuhan hidupnya. Karena itu, kita hendaknya jangan memandang remeh tetangga yang miskin, sebab kita membutuhkan mereka dan mereka pun membutuhkan kita. Allah swt berfirman sebagai berikut:
dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. dan bertakwalah kamu kepada Allah, Sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya. (Q.S. Al-Maidah: 2)

    c. Sopan santun dalam bertetangga
  tetangga adalah orang yang sangat dekat dengan kita. Bila kita tertimpa musibah atau mengadakan hajatan, tetangga yang lebih dahulu membantu kita, setelah itu saudara-saudara kita dan handai taulan yang jauh dengan kita.
   Dalam bertetangga kita harus menciptakan situasi yang bersahabat, baik di rumah, di jalan, dan di tempat-tempat umum lainnya. Karena itu, kita harus memiliki sopan santun dalam bertetangga. Di antara sopan santun dalam bertetangga itu adalah sebagai berikut:
    Harus hormat menghormati dengan tetangga, seperti menyapa ketika berjumpa di jalan, atau mengucapkan salam ketika bertemu.
Bila kita berbahagia, undanglah tetangga kita untuk berbagi kebahagiaan itu. Dan bila tetangga kita mendapat kebahagiaan, kita ucapkan selamat kepada mereka.
Hendaklah kita sopan dalam berkata dan berbuat.
 Bantulah tetangga kita yang kekurangan dan kesusahan.
    Bersikap dan berbuat adillah dengan tetangga, serta tepatilah janji. Jika kita sering mengingkari janji tentu hubungan dengan tetangga tidak akan baik. Ingat janji itu adalah utang.
          Bila kita memiliki makanan, maka berbagilah dengan tetangga kita.

 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar